Pengertian
Penalaran dan Macam-Macam Penalaran
Penalaran
adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera yang menghasilkan
sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan
terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi
yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru
yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar. Dalam
penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis dan
hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi. Hubungan antara premis dan
konklusi disebut konsekuensi.
Macam-macam
Penalaran, Penalaran ada dua jenis yaitu :
1. Penalaran
Induktif
Penalaran
induktif adalah penalaran yang memberlakukan atribut-atribut khusus untuk
hal-hal yang bersifat umum. Penalaran ini lebih banyak berpijak pada observasi
inderawi atau empiri. Dengan kata lain penalaran induktif adalah proses
penarikan kesimpulan dari kasus-kasus yang bersifat individual nyata menjadi
kesimpulan yang bersifat umum. Inilah alasan eratnya kaitan antara logika
induktif dengan istilah generalisasi.
2. Penalaran Deduktif
Corak
berpikir deduktif adalah silogisme kategorial, silogisme hipotesis, silogisme
alternatif. Dalam penalaran ini tedapat premis, yaitu proposisi tempat menarik
kesimpulan. Untuk penarikan kesimpulannya dapat dilakukan secara langsung
maupun tidak langsung. Penarikan kesimpulan secara langsung diambil dari satu
premis, sedangkan untuk penarikan kesimpulan tidak langsung dari dua premis.
Mall Grade A di Jakarta
Jakarta
sebagai kota Metropolitan selalu berkembang mengikuti kemajuan zaman. Begitu
juga dengan pertumbuhan pembangunan yang dilengkapi dengan toko, departemen
store atau mall. Bagi hampir semua orang, pergi ke mall untuk berbelanja bisa
menjadi pilihan utama dan pilihan nomor satu. Selain tempatnya yang bersih,
tidak berdesak-desakan, dan tidak panas, juga banyak pilihan toko dan berbagai
macam fasilitas menjadi nilai tambah dibandingkan dengan berbelanja di pasar
yang notabene nya lebih murah tetapi kurang nyaman dalam berbelanja. Di Jakarta
terdapat banyak mall grade A yang sudah banyak dikunjungi seperti Mall Taman
Anggrek, Mall Artha Gading, Grand Indonesia, Gandaria City, Central Park, dan
masih banyak lagi Mall Grade A di Jakarta. Mall-mall tersebut menargetkan kaum
menengah ke atas sebagai sasaran pengunjungnya. Selain itu, lokasinya juga dekat
dengan perumahan elite dan perkantoran. Namun, kendalanya adalah untuk mencapai
mall-mall tersebut harus menghadapi kemacetan yang sudah menjamur di Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar